Image by KamranAydinov on Freepik Image by freepik
Judul tulisan ini berdasarkan matakuliah yang mana penulis pernah menjadi tutor pada kelas tutorial dan asisten praktikum pada matakuliah tersebut pada tahun 2022 (Agustus-Desember) dan 2024 (Maret-Juni). Matakuliah TEKNOLOGI PENANGANAN DAN PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN diajarkan pada mahasiswa semester empat Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Malang.
Materi pembelajaran meliputi:
1. Pendahuluan
2. Karakteristik Bahan Hasil Pertanian
3. Penanganan Bahan Hasil Pertanian
4. Pengolahan Termal (Blansing,Pasteurisasi, Sterilisasi)
5. Pengolahan Termal (Pendinginan,Pembekuan, Pengeringan)
6. Pengolahan Termal (Pemanggangan,Ekstrusi, Penggorengan)
7. Pengolahan Biologi
8. Pengolahan Kimiawi
9. Penggunaan BTM Pada Produk Pangan
10. Keamanan Pangan dan Sanitasi
11. Jaminan Mutu Pangan
12. Pengemasan dan Penyimpanan
13. Sistem Jaminan Produk Halal
14. Pengembangan Produk dan Uji Organoleptik
Kegiatan dalam kelas tutorial matakuliah tersebut adalah berupa pendalaman terhadap materi yang telah disampaikan oleh dosen pada matakuliah tersebut. Mahasiswa yang mengikuti kelas diharapkan dapat memahami teori-teori dan dapat mengaplikasikan metode-metode dalam penanganan dan pengolahan bahan-bahan hasil pertanian. Selain itu mahasiswa juga diharapkan mampu menerapkan cara penanganan dan pengolahan yang baik, halal, sesuai regulasi pemerintahan serta dapat mengembangkan produk-produk hasil pertaninan menjadi produk lain atau turunannya yang akan meningkatkan nilai ekonomis produk tersebut.
Penanangan pascapanen hasil pertanian menjadi sangat penting untuk diperhatikan. Penangan hasil pertanian yang baik akan menghasilkan produk berkualitas, aman bagi konsumen, dan memiliki nilai jual yang baik. Penangan yang baik akan menghasilkan bahan baku berkualitas untuk tahap pengolahan. Selanjutnya, pengolahan yang baik dan benar (sesuai tujuan dari pengolahan untuk mengahasilkan produk akhir yang diinginkan) akan menghasilkan produk yang berkualitas.
Maka dari itu, sangat penting bagi pengusaha atau produsen, atau mahasiswa yang berminat terjun dalam bidang ini untuk mengetahui dan memahami bagaimana penangan dan pengolahan pascapanen hasil pertanian agar menghasilkan produk yang berkualitas.
Selanjutnya akan kami diskusikan secara ringkas dari tiap-tiap materi pada kelas tutorial matakuliah TEKNOLOGI PENANGANAN DAN PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN pada kesempatan yang akan datang.
Temuan residu zat kimia berbahaya pada anggur Shine Muscat oleh Jaringan Peringatan Pestisida Thailand (Thai-PAN) pada sebagian besar sampel anggur tersebut menjadi berita yang menggemparkan pada bulan Oktober tahun 2024 ini. Setelah berita ini muncul, maka di dalam negeri topik ini juga menjadi perbincangan panas karena anggur jenis ini banyak beredar di supermarket.


Trmksh mas Argo ilmunya 🙏
BalasHapus