Artificial Intelligence (AI): Pro dan Kontra Penggunaanya dalam Penulisan Karya Ilmiah

Editor: Sri Argo Pradanto

<a href="https://www.vecteezy.com/photo/6906943-artificial-intelligence-digitl-brain-future-technology-on-motherboard-compauter-binary-data-brain-of-ai-futuristic-innovative-technology-in-science-concept">Artificial Intelligence digitl Brain future technology on motherboard compauter. Binary data. Brain of AI. Futuristic Innovative technology in science concept Stock photos by Vecteezy</a>
                                                                              Vectezy.com (2024).

    Artificial Intelligence atau sering dikenal dengan AI adalah sejenis teknologi di bidang ilmu komputer yang memiliki kemampuan khusus untuk memecahkan masalah. Aplikasinya memudahkan manusia memecahkan masalah dari yang mudah sampai yang rumit sekalipun (Purwanti, 2023). AI saat ini dipergunakan pada banyak bidang. Hal ini selain memberikan kemudahan dan kenyamanan, tapi di satu sisi juga memberikan kekhawatiran tersendiri di mana keterlibatan manusia seperti tersingkirkan. Hal ini bukan tanpa sebab, karena sebagian pekerjaan yang dahulu membutuhkan manusia yang profesioal, yang mana membutuhkan waktu untuk bisa mempelajari dan menguasai suatu keahlian, dengan kemunculan AI, semua itu dapat dilewati hanya dengan "sekali klik", tanpa perlu belajar secara keras dan menghabiskan waktu, tenaga, serta uang. Banyak profesi yang terancam akan hilang di kemudian hari dengan masifnya perkembangan AI ini. 

    Perkembangan AI juga menyentuh pada bidang pendidikan. Salah satunya adalah penggunaan AI dalam menulis karya ilmiah. Salah satu contoh AI yang ada adalah  aplikasi Chat GPT (Generative Pre-Trained Transformer). Chat GPT menjadi robot percakapan berbasis AI yang menjawab berbagai pertanyaan. Chat GPT sering dipergunakan mahasiswa untuk membantu dalam menulis karya ilmiah seperti makalah, skripsi hingga tesis. Penggunaan hasil percakapan robot berbasis AI ini juga memiliki potensi masalah, yaitu memiliki potensi plagiarisme dan pelanggaran etika akademik (Grehenson, 2023).

    Kurangnya pemahaman dan ketergantungan berlebihan terhadap teknologi penggunaan teknologi AI dalam bidang penulisan karya ilmiah juga menjadi masalah tersendiri (Rahayu, 2024). Bagaimana seharusnya menggunakan dan mengolah data hasil AI seringkali tidak diperhatikan atau dengan kata lain sering digunakan secara mentah sehingga menyebabkan terindikasi plagiat dan memiliki unsur plagiarisme, serta informasi yang tidak akurat. Ketergantungan belebihan terhadap AI juga berdampak pada manusia karena mereka tidak terlalu berpikir dan menganggap semua dapat diselesaikan dengan bantuan AI. Sebagai contoh adalah apa yang dikemukanan oleh Ken Yunita, CEO Urbanasia.com, yaitu ketidakmampuan anak-anak muda untuk membaca jam analog sebagai bukti bahwa AI mendangkalkan otak manusia (HIMPASKOM, 2024).

    Data yang diperoleh dari AI seringkali tidak menampilkan sumbernya, selain itu seringkali tidak akurat. Maka, peran manusia di sini menjadi penting untuk melihat apakah data tersebut sudah akurat juga perlu menelusuri sumber aslinya. Perlu edukasi lebih lanjut bagi para pengguna agar lebih berhati-hati, tidak asal comot/ mengambil karya orang lain, dan memastikan sumber aslinya serta memberikan informasi secara benar apabila dipublikasikan. Hal ini sebagai bentuk tanggung jawab penulis artikel ilmiah dan memenuhi etika akademik dan peraturan yang berlaku. Kehadiran dan perkembangan AI harus bisa disikapi secara bijak mengingat kelebihannya dan juga potensi kerugian yang ada. 


Daftar Pustaka

Grehenson, Gusti. 2023. Menulis Ilmiah Men ggunakan Platform AI Berpotensi Kena Plagiarisme, diakses 1 Januari 2025 pada https://ugm.ac.id/id/berita/23557-menulis-ilmiah-menggunakan-platform-ai-berpotensi-kena-plagiarisme/

HIMPASKOM, 2024.Bedah Buku “Digital Dilemma 4”: Mengupas Pro Kontra Kehadiran AI di Tengah Peradaban Manusia – Pascakomunikasi FISIP UI, diakses 1 Januari 2025 pada https://pascakomunikasi.fisip.ui.ac.id/himpaskom/bedah-buku-digital-dilemma-4-mengupas-pro-kontra-kehadiran-ai-di-tengah-peradaban-manusia/ 

Purwanti, Henny. 2023. Artificial Intelligence (AI) Pembantu Pekerjaan Manusia, diakses pada 1 Januari 2025 pada https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kanwil-jakarta/baca-artikel/16291/Artificial-Intelligence-AI-Pembantu-Pekerjaan-Manusia.html

Rahayu, Septi. 2024. Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Penulisan Artikel Ilmiah. Prosiding PITNAS Widyaiswara. Vol. 1. 

Vectezy.com. 2024. https://www.vecteezy.com/photo/6906943-artificial-intelligence-digitl-brain-future-technology-on-motherboard-compauter-binary-data-brain-of-ai-futuristic-innovative-technology-in-science-concept.

Komentar